Rabu, 22 Mei 2013

Jenis-jenis Filter Lensa Kamera DSLR


Jenis-jenis Filter Lensa Kamera DSLR

UV Filter

Alasan utama membeli filter UV untuk semua lensa adalah sebagai perlindungan lensa. Filter UV juga bisa menjaga dari debu dan kotoran dari bagian depan lensa Anda. Filter UV berguna juga untuk mengurangi sinar ultra violet. Namun sebagian besar kamera digital memiliki kemampuan untuk mengurangi sinar UV dan inframerah. Hanya perlu diketahui ketika membeli filter UV kualitasnya yang bervariasi.
Polarizing Filter
Filter Polarizing ini berfungsi untuk menaikkan saturation, maksudnya kalau langit biru, birunya akan lebih biru kalau menggunakan filter ini. Fungsi kedua ialah membuang pantulan atau reflection pada cermin lutsinar atau air. Jadi bila orang memotret ikan dalam kolam contohnya, pantulan cahaya pada air kolam takkan kelihatan, dan dapat menjadikan gambar ikan menjadi lebih jelas. Maka filter ini bagus untuk fotografi landscape atau dalam pemotretan outdoor.
Neutral Density Filter
Filter Neutral Density adalah filter yang dapat mengurangi cahaya yang masuk ke kamera. Anda dapat membelinya pada tingkat yang berbeda, yaitu 1 stop, 2 stop, 3 stop dan lain-lain. Filter ini berguna dalam pengaturan dimana anda ingin menggunakan aperture yang lebih besar dan kecepatan rana lambat tapi dalam kondisi yang terang. Dalam keadaan darurat anda bisa menggunakan filter polarisasi, dalam kondisi seperti itu juga mengurangi cahaya masuk ke lensa dengan cara yang sama.
IR Filter
IR Filter adalah singkatan dari Infra Red atau Infra merah, cahaya yang memiliki frekuensi lebih rendah daripada cahaya merah. Apabila filter UV bersifat menahan cahaya UV dan meneruskan cahaya lain, filter IR justru meneruskan hanya cahaya Infra Merah dan menahan spektrum cahaya yang lain. Pada dasarnya, sensor kamera dirancang untuk tidak sensitif terhadap cahaya IR, oleh karena itu penggunaan filter IR menyebabkan perlunya pencahayaan dalam waktu lama (shutter speed lambat).
Pada kamera digital, akan lebih mudah melakukan pemotretan IR jika menggunakan kamera yang dimodifikasi khusus untuk itu.
Filter Artistic atau Warna
Filter warna memberikan nuansa warna yang biasanya dihubungkan dengan mood tertentu, misalnya warna biru memberikan kesan dingin, sedangkan warna orange akan memberi kesan hangat. Filter kuning akan meningkatkan kontras pada warna langit & awan. Namun saat ini, nuansa warna tersebut dapat ditambahkan melalui proses olah digital sehingga filter warna sudah jarang digunakan.

Nah… sekian dulu dari saya mengenai Jenis-jenis Filter Lensa Kamera DSLR, jika ada kekurangan ataupun kesalahan dalam penulisan dapat sobat lontarkan di kotak komentar, kerena saya masih belajar mengenai Photography, saya sangat menerima kritikan dan saran berupa masukan dari sobat untuk melengkapi Artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar