Kamis, 23 Mei 2013

Tips dan teknik cara foto dan edit levitasi yang unik


Tips dan teknik foto levitasi

Saat ini sedang lagi nge-trend dalam dunia fotografi digital, untuk menghasilkan foto2 dan gambar yang luar biasa dan aneh, yang bisa membuat orang2 yang melihat foto tersebut untuk berpikir “gila, gimana caranya foto kayak gitu ya?!!”. Salah satu cara yang terbaik untuk mencapai hal tersebut tentunya adalah dengan cara memotret seorang model atau objek yang lagi terbang atau mengambang di udara. Teknik inilah yang disebut dengan teknik foto levitasi, dan kita akan diskusikan lebih lanjut cara2 untuk menciptakannya.
Melli
Foto by: Steven Ritzer – http://www.flickr.com/photos/stevenritzer/

Lompat aja!

Cara yang paling gampang dan paling simpel untuk mendapatkan foto levitasi adalah dengan cara merekam gambar pada saat objek melompat setinggi mungkin. Tapi pastikan anda telah mengatur kecepatan tinggi pada kamera anda. Shutter speed yang bagus untuk menangkap momen lompat adalah sekitar 1/200 – 1/1000. Jika kamera digital dslr anda punya mode “sport”, aktifkan mode tersebut dan kamera akan secara otomatis mengatur kecepatan bukaan secepat mungkin untuk pencahayaan pada saat itu. Jika anda tidak dapat mencapai kecepatan yang cukup, anda mungkin harus menambah ISO anda, atau membuka diafragma, ataupun menambah cahaya yang jatuh ke objek.
Jangan lupa untuk merubah sistem fokus menjadi manual, terutama jika objek akan melompat searah atau menjauh dari kamera, karena ini akan mengakibatkan miss-focus. Untuk belajar lebih lanjut tentang manual fokus, silahkan simak artikel fokus manual ini.
Jump right in!
Fly away

Lempar aja!

Hal yang sangat simpel dilakukan adalah untuk melempar objek tersebut agar terlihat seperti melayang di udara. Teknik ini tentunya bisa tercapai dengan menggunakan speed cepat, agar ‘movement’ dari objek tidak terekam oleh kamera. Dan juga sang model harus bisa menyembunyikan gerakan tangannya yang melempar objek tersebut. Atau jika ada bantuan, bisa saja boneka tersebut dipegang oleh seorang asisten (di luar dari frame kamera), dan menjatuhkan boneka tersebut tepat di atas tangan sang model.

Sedikit Photoshop aja…

Tentu saja mobil atau pun seorang manusia susah untuk dilempar atau dijatuhkan, jadi untuk mendapatkan efek foto seperti berikut perlulah kita menggunakan software untuk bantuan. Dengan Photoshop atau software oldig yang lainnya, yang mampu menumpuk beberapa layer foto bersamaan, maka foto seperti ini dapat dibuat.
Sebelum kita menuju ke oldig, mari kita diskusikan settingan pada saat pemotretan.
  • Jadi yang harus kita capai adalah memotret foto yang sama sebanyak 2 kali, dan jangan lupa gunakan tripod.
  • Foto pertama direkam pada ‘scene’ foto yang kosong, yaitu tanpa objek nya sama sekali. Fotolah background nya saja.
  • Tanpa menggerakkan kamera dari tripod, dan apapun yang ada di background, masukkanlah sang model dan mobilnya.
  • Sang model bisa berdiri di atas kursi atau sesuatu, dan mobilnya tentu saja akan didongkrak. Fotolah dengan keadaan demikian
  • Fotolah beberapa kali dengan pose yang berbeda, namun ingatlah untuk tidak menggerakkan tripod dan kameranya sama sekali.
  • Saatnya mengtransfer file foto ke komputer untuk diedit.

Oh this is where I left my hover car
Tips2 meng-edit dengan photoshop:
  • Ambil 2 foto yang baru saja anda jepret, yaitu foto background kosong, dan foto lengkap dengan objek.
  • Tumpuklah mereka menjadi 2 layer., dengan cara menarik foto kosong ke atas foto bermodel. Sejajarkan.
  • Turunkan opasitas dari layer foto kosong menjadi sekitar 80%. Jika kamera dan tripod tidak bergerak sama sekali, seharusnya anda akan mendapatkan foto background yang jelas, dan cuman objek dan mobil yang berbayang.
  • Tambahkan layer mask pada foto kosong, dan mulailah menghapus bagian yang ada model dan mobil tersebut.
  • Semakin anda teliti dan lebih seksama dalam melakukan penghapusan ini, maka semakin baguslah hasil yang akan dicapai.
Selamat ber-eksperimen! Berikut adalah contoh2 foto levitasi yang semoga dapat menambah inspirasi untuk anda.
Psychokinesis in Orange
self levitation
DSC_33
Good Read

0 komentar:

Poskan Komentar